Wanita 30-an, kahwin lewat dan label andartu
B2 Malay latihan menyimak · Melayu (Malaysia) · Dikurasi untuk pembelajar level menengah atas
Apa arti “andartu” dalam bahasa Melayu?
Debat ini membahas label yang disematkan pada perempuan lajang di usia 30-an, andartu, sementara salah satu pembicara bersikeras bahwa takdir yang menentukan: «jodoh tu kat tangan Tuhan» (“jodohmu ada di tangan Tuhan”). Andartu adalah kata yang blak-blakan dan sering menusuk untuk menyebut “perawan tua” atau spinster.
Ia merupakan singkatan dari anak dara tua, yang berarti “gadis tua yang belum menikah.” Cuplikan ini menimbang stigma andartu di satu sisi dengan jodoh di sisi lain, keyakinan khas orang Melayu bahwa pasangan yang ditakdirkan sudah ditentukan dari sananya. Menikah muda seperti zaman nenek moyang, atau percaya pada jodoh dan menunggu? Sebuah perdebatan yang sangat modern, dibawa oleh satu kata yang sangat tajam.
- ▸In Malaysian conversations about marriage pressure and age.
- ▸Weighed against jodoh (one’s destined match) and fate.
- ▸In Malaysian dramas and talk shows on single women.
- ▸In Malay social media debating the “andartu” stigma.