子供が爆食いしたウインナーおにぎり朝ごはん

WhatsAppGmailTelegramEmail

B1 Japanese latihan menyimak · Jepang · Dikurasi untuk pembelajar level menengah

💡 Tahukah kamu?

Mengapa orang tua Jepang bilang mereka mau 'mogok'?

ストライキを起こす (sutoraiki o okosu)
Idiom pinjaman bahasa Jepang
secara harfiah 'mendeklarasikan mogok' — istilah sengketa buruh yang dipinjam untuk kesengsaraan sehari-hari.

Jengkel karena anak-anak menolak makan malam berulang kali, orang tua ini bercanda ingin ストライキを起こす — 'mogok' — melawan keluhan makanan anaknya sendiri. ストライキ adalah pinjaman langsung dari bahasa Inggris 'strike', biasanya dikhususkan untuk serikat buruh dan mogok kerja, tapi penutur Jepang dengan senang hati meminjam bobotnya untuk protes satu orang apa pun, mulai dari boikot makan malam balita hingga orang tua lelah yang mengancam berhenti masak total.

Kata ini masuk ke bahasa Jepang selama gerakan buruh awal abad ke-20 dan sering disingkat jadi スト (mis. スト決行, 'mogok dilaksanakan', di judul berita). 育児ストライキ ('mogok parenting') adalah frasa self-deprecating yang sudah lumrah di kalangan orang tua Jepang daring, menggambarkan fantasi menolak terus membuat makanan favorit semua orang. Lucunya karena meminjam keseriusan aksi buruh terorganisir untuk menggambarkan kalah dalam pertarungan malam dengan anak soal bawang bombay — diselesaikan di sini, pas sekali, dengan menyerah ke onigiri sosis.

Jelajahi input berbahasa Japanese yang mudah dipahami di Reelang

Buka pusat bahasa Jepang